Peranan Organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” dalam mengembangkan kreativitas generasi muda di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Dalam visi yang tercantum Karang Taruna “Krida Remaja” disebutkan bahwa menciptakan kader generasi muda yang unggul dengan memperhatikan nilai dan norma dalam masyarakat, hal tersebut juga diperkuat dalam misi Karang Taruna “Krida Remaja” yang salah satunya yaitu memupuk dan mengembangkan bakat dan kreativitas generasi muda untuk mencapai visi misi organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” tersebut maka diperlukan upaya dan peranan organisasi Karang Taruna “Krida Remaja”.

Berdasarkan hasil penelitian di lapangan faktor penghambat dalam mengembangkan kreativitas generasi muda yang berasal dari diri sendiri adalah dalam hal mengkoordinir waktu atau hal mengatur waktu dan kesibukan diri dari masing-masing warga Karang Taruna “Krida Remaja”. Sedangkan dari faktor ketua, pengurus dan anggota, memiliki kesibukan dan rutinitas sehari-hari antara lain dalam menjalankan pekerjaan, kuliah atau kesatuan yang lain di luar organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” tersebut, sehingga kreativitas anggota Karang Taruna “Krida Remaja” menjadi terhambat serta program kerja menjadi kurang produktif.

Sementara itu, hambatan yang datang dari eksternal biasanya datang dari lingkungan keluarga maupun lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa faktor eksternal yang dapat menghambat dalam mengembangkan kreativitas generasi muda berdasarkan teori tersebut yang sesuai dengan kurangnya dana untuk mengefektifkan kegiatan dalam organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” tersebut karena organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” remaja merupakan organisasi sosial Maka dalam melaksanakan kegiatannya masih mengharapkan bantuan dana dari donatur selain itu juga organisasi Karang Taruna “Krida Remaja” tidak mungkin hanya mengandalkan orang para anggota saja.da Remaja” dalam mengembangkan kreativitas generasi muda.